HomeAboutServicesInsightsOur ClientsContact Us

Kabar Baik untuk Industri Film, Pemprov DKI Terapkan Diskon Pajak Hingga 50 Perse

A
Administrator
Kabar Baik untuk Industri Film, Pemprov DKI Terapkan Diskon Pajak Hingga 50 Perse

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memberikan keringanan pajak sebesar 50 persen untuk sektor tontonan film nasional. Kebijakan ini diharapkan menjadi dorongan baru bagi rumah produksi untuk meningkatkan jumlah karya sekaligus menjadikan Jakarta sebagai pusat aktivitas perfilman Indonesia. 

Kebijakan tersebut dituangkan melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 531 Tahun 2026 yang mengatur pemberian keringanan pajak atas jasa kesenian, hiburan, dan tontonan film nasional. Pemerintah daerah menilai industri film memiliki kontribusi penting terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif serta citra kota di tingkat nasional maupun internasional. 

Gubernur DKI Jakarta menyampaikan bahwa insentif ini merupakan hasil pembahasan bersama berbagai pemangku kepentingan industri perfilman, termasuk asosiasi produser dan pelaku usaha bioskop. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak proses produksi film yang dilakukan di Jakarta, mulai dari pengambilan gambar hingga kegiatan pascaproduksi. 

Selain meringankan beban pelaku industri, kebijakan ini juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem perfilman secara menyeluruh. Sebagian penerimaan yang tetap masuk ke pemerintah daerah direncanakan untuk mendukung pengembangan infrastruktur, program pembinaan, serta berbagai inisiatif yang berkaitan dengan kemajuan film nasional. 

Langkah tersebut sejalan dengan upaya Pemprov DKI Jakarta dalam membangun identitas Jakarta sebagai kota sinema. Pemerintah juga terus mendorong kemudahan perizinan dan layanan produksi film agar proses syuting maupun pengembangan konten kreatif dapat berlangsung lebih efisien dan menarik minat sineas lokal maupun internasional. 

Dengan adanya potongan pajak hingga 50 persen ini, pelaku industri berharap biaya produksi dapat lebih terkendali sehingga ruang untuk menghasilkan film berkualitas semakin terbuka. Di sisi lain, meningkatnya aktivitas perfilman berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi sektor pendukung seperti pariwisata, transportasi, perhotelan, hingga usaha mikro di berbagai lokasi syuting. 

Ditulis oleh:

Administrator

Business & Tax Writer, Partners Hub Indonesia

Ditinjau oleh:

Tim Partners Hub

Tax Consultant, Partners Hub Indonesia

Terakhir diperbarui:

22 Juni 2026, 04.48 WIB

Share:

Comments

How can I help you?